Kegiatan Bulan Bahasa: SMP Negeri 2 Ngadirejo Kembali Menjemur 700 Puisi
Pada Rabu 21 Oktober 2026, SMP Negeri 2 Ngadirejo melaksanakan apel pembukaan kegiatan Bulan Bahasa. Pada kesempatan tersebut, ketua Panitia Bulan Bahasa yang sekaligus guru mapel Bahasa Indonesia, Nasirudin Almustofa, S.Pd., M.Pd. menyampaikan sambutan pertama. Pada sambutan tersebut, di hadapan seluruh siswa, ia menyampaikan pentingnya berbahasa yang baik dan benar. Selain itu juga menyampaikan sejarah mengapa bulan Oktober dijadikan sebagai perayaan Bulan Bahasa.
Nasirudin mengatakan, bahwa Sumpah Pemuda yang terjadi pada 28 Oktober 1928 silam menjadi momentum bersejarah tentang kebangkitan bangsa sekaligus tercetusnya bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan.
Usai sambutan pertama, dilanjutkan oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Ngadirejo, Isa Briawan, S.Pd., M.Si. Pada sambutan kedua ini, ia menyampaikan bahwa bahasa merupakan bagian yang sangat penting. Hal ini lantaran karena bahasa menjadi cermin sebuah bangsa.
Selain itu juga ia menyampaikan kepada seluruh siswa untuk menggunakan bahasa yang baik, benar, dan santun dalam keseharian. Dengan adanya Bulan Bahasa menjadi momentum untuk mengasah diri dan momen untuk berkarya. Setelah memberikan sambutan, Kepala Sekolah juga membuka acara sebagai penanda bahwa kegiatan Bulan Bahasa resmi dibuka.
Kegiatan Bulan Bahasa SMP Negeri 2 Ngadirejo menyuguhkan beraneka perlombaan. Lomba-lomba tersebut yakni, pidato bahasa Indonesia, komedi tunggal, menulis aksara Jawa, membaca pembukaan UUD 1945, dan kreasi mading.
Kegiatan tersebut menjadi ajang lomba antarkelas. Para peserta lomba tampak bersemangat dengan kegiatan Bulan Bahasa. Setelah aneka lomba tersebut dilaksanakan, pada Kamis 22 Oktober 2026, rangkaian kegiatan Bulan Bahasa dimeriahkan dengan Jemuran Puisi. Seluruh siswa dan guru menuliskan puisi di lembar kertas warna-warni. Lembaran kertas berisi puisi itu kemudian digantung di bentangan tali yang terpasang memanjang di lapangan upacara sekolah. Seusai menggantung kertas berisi puisi, satu per satu siswa yang mewakili tiap kelas membacakan puisi. Kurang lebih 700-an puisi terpasang dan terjemur pada pagi itu.
Kegiatan jemuran puisi ini juga dihadiri oleh Kurnia Setyo Wulansari, seorang seniman, guru, dan juga pemilik Sanggar Teras dari Ngadirejo, Temanggung. Pada kesempatan itu ia membacakan puisi berjudul Kembalikan Indonesia Padaku karya Taufiq Ismail, Sembahyang Rumputan karya Ahmadun Yosi Herfanda, Aku Melihat Indonesia karya Ir. Sukarno.
Berakhirnya kegiatan Jemuran Puisi pada pukul 11.00 WIB menjadi akhir dari rangkaian kegiatan Bulan Bahasa. (DCF)
SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH












